Survei Divisi TJSL Garuda Indonesia di Lumban Raja Dogor Pandjaitan

Perwakilan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Kepala Divisi TJSL Rikky Fauzi dan Ivan Siburian, perwakilan Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT), Gito Pardede dan Hervan Sitinjak; Kepala Desa dan perangkat Desa Dalihan Natolu; Pengurus Pomparan Raja Dogor Bonapasogit; serta warga, mengadakan kunjungan ke Lumban Radja Dogor Pandjaitan dalam rangka survei program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) di Desa Dalihan Natolu, Lumban Radja Dogor Pandjaitan, Selasa, 26 Agustus 2025.

Dalam diskusi hangat di lokasi Parhutaan Radja Dogor Pandjaitan, digagas pembangunan fasilitas pendidikan, kesehatan, budaya, pertanian, dan peternakan merupakan inti survei dengan catatan progrqm dapat melayani dan dinikmati seluruh masyarakat.

Pembangunan irigasi dan fasilitas air minum berupa pipanisasi air minum, dapat dilakukan karena sumber air sudah ada di lereng gunung. Klinik kesehatan, perpustakaan, dan bangunan aula serbaguna untuk sanggar budaya dan kesenian juga menjadi pokok bahasan. Diskusi berkembang, beberapa poin menjadi pembahasan yang cukup menarik. Pihak Divisi TJSL memberikan waktu kepada Kepala Desa dan pengurus Pomparan Raja Dogor Pandjaitan Bonapasogit untuk memastikan poin-poin yang memungkinkan dapat di-cover oleh Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Kunjungan ini menindaklanjuti program yang telah direncanakan di Parhutaan Raja Dogor Pandjaitan dan Desa Dalihan Natolu sebelumnya. Ivan Siburian menyebutkan dan berharap seluruh perencanaan dapat segera direalisasikan, dengan harapan dapat diresmikan bersamaan dengan peresmian Parhutaan Lumban Raja Dogor. Seluruh poin yang direncanakan nantinya akan dimuat dalam proposal agar dapat dipertimbangkan sesuai dengan skala prioritas.

Rikky Fauzi menyebutkan akan mencatat poin-poin yang telah dibuat dan menyampaikan laporan kepada pimpinan untuk dapat dipertimbangkan serta diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat. Rikky juga berpesan agar masyarakat yang hadir turut berdoa, semoga semua program yang dibicarakan dapat terlaksana di Desa Dalihan Natolu.

Gito Pardede menyatakan bahwa BPODT selalu berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dalam memberikan akses dan kerja sama dengan banyak pihak dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
“Daerah Lumban Raja Dogor, Desa Dalihan Natolu, berpotensi besar untuk dikembangkan mengingat sumber daya yang tersedia di daerah ini. Kita butuh lebih banyak program sejenis untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Gito.

Kepala Desa, pengurus Pomparan Raja Dogor, dan seluruh masyarakat menyambut baik seraya berharap program TJSL Garuda Indonesia (Persero) Tbk dapat terealisasi demi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Dalihan Natolu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *